.
Dua bilah celurit dan helm diamankan polisi. (PM-ist)
Patmamedia.com (BANTUL) – Aksi mencurigakan sekelompok pengendara sepeda motor yang membawa senjata tajam berhasil digagalkan warga bersama kepolisian.
Satu unit sepeda motor Yamaha Aerox beserta dua bilah clurit diamankan di Dusun Bungas, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis, Bantul, Minggu (8/2/2026) dini hari.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit Yamaha Aerox warna perak bernomor polisi AB 3708 WP serta dua senjata tajam jenis clurit.
Kejadian bermula saat lima orang saksi mengendarai mobil Nissan Grand Livina dari arah barat di wilayah Sewon.
Saat hendak berbelok menuju Jalan Imogiri Barat, tiba-tiba muncul sepeda motor Yamaha Aerox yang dikendarai tiga orang.
Dua di antaranya mengayun-ayunkan clurit ke arah mobil, sehingga menimbulkan ketakutan.
Tak lama berselang, seorang pengendara motor lain yang merasa curiga mengaku telah mengikuti kelompok tersebut sejak dari arah kota.
Merasa terancam, para saksi kemudian mengejar hingga ke wilayah Dusun Bungas, Sumberagung, Jetis.
Sesampainya di lokasi, kondisi jalan yang becek dan minim penerangan membuat para pelaku diduga melarikan diri.
Warga bersama para saksi melakukan pengecekan dengan berjalan kaki dan menemukan sepeda motor Yamaha Aerox dalam kondisi mesin masih menyala. Di sekitar lokasi juga ditemukan dua bilah clurit tanpa pemilik.
“Barang bukti kemudian diamankan oleh patroli Polsek Jetis untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Iptu Rita.
Akibat kejadian tersebut, mobil Nissan Grand Livina milik orang tua salah satu saksi mengalami goresan pada bagian penutup mesin sebelah kiri.
Polisi telah meminta keterangan serta mencatat identitas seluruh saksi dan melaporkan kejadian ini kepada pimpinan.
Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan, terutama pada jam-jam rawan dini hari, guna mencegah tindak kriminal yang membahayakan keselamatan publik. (wag)
Editor: Wijatma TS.