.
Tim medis Puskesmas Piyungan yang dipimpin dr. Kurnia, mengevakuasi korban. (PM-Dok. Humas Polres Bantul)
Patmamedia.com (BANTUL) – Seorang buruh tani bernama Sarno (70) ditemukan meninggal dunia secara mendadak saat bekerja mencangkul di ladang belakang rumahnya, Padukuhan Wanujoyo Lor RT 06, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Selasa (3/1/2026) siang.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di area ladang atau sawah tempat korban biasa bekerja.
Korban diketahui beralamat di Kembang Sari, Srimartani, Piyungan, Bantul, dan sehari-hari bekerja sebagai buruh tani/perkebunan. Korban beragama Islam dan berusia 70 tahun.
Berdasarkan keterangan saksi pertama yang merupakan istri korban, Waniyem (65), sebelum kejadian korban sempat mengeluhkan sesak napas sejak tiga hari sebelumnya.
Pada siang hari, saksi pulang dari bekerja dan melihat korban masih mencangkul di ladang belakang rumah.
“Setelah memasak dan hendak memanggil korban untuk makan, saksi mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak,” jelas Iptu Rita.
Saksi kemudian panik dan meminta bantuan warga sekitar serta menghubungi saksi kedua, Ari Muntoha, selaku Dukuh setempat.
Selanjutnya, pihak Polsek Piyungan menerima laporan dan segera mendatangi lokasi kejadian bersama petugas piket fungsi, lalu berkoordinasi dengan Puskesmas Piyungan.
Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Piyungan yang dipimpin dr. Kurnia menyatakan bahwa tubuh korban sudah dalam kondisi kaku dan dingin, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia secara wajar,” tambahnya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya lansia, agar tidak memaksakan diri bekerja berat apabila memiliki keluhan kesehatan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. (Wag)
Editor: Wijatma TS.