.
Setelah penandatanganan MoU, kedua pihak menunjukkan dan didampingi Wabup Danang Maharsa (kanan) serta Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI, Yaya Sutarya. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN)– Kamar Dagang dan Industri Sleman bersama Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Sleman resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan kewirausahaan, Selasa (24/2), di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara dunia usaha dan lembaga kursus serta pelatihan dalam mencetak tenaga kerja kompeten dan wirausaha tangguh di era global.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI Yaya Sutarya, Ketua Forum PLKP Sleman Nyono Irwanto, serta Ketua Kadin Sleman Yudi Prihantana.
Mengusung tema “Sinergi Strategis Kadin Sleman dan Forum Pengelola LP Kabupaten Sleman dalam Mencetak SDM Kompeten dan Wirausaha Tangguh di Era Global”, kerja sama ini menandai kolaborasi resmi yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan nonformal.
Ketua Kadin Sleman Yudi Prihantana menegaskan, MoU tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas antara dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Program ini bertujuan mewujudkan sinergi dan kolaborasi strategis dalam penguatan kualitas SDM, kewirausahaan, serta peningkatan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum PLKP Sleman Nyono Irwanto menyebut kerja sama ini sebagai langkah konkret mengoptimalkan kontribusi LKP dalam pembangunan SDM di Sleman.
Ia menjelaskan, LKP di Sleman selama ini berperan menekan angka pengangguran melalui dua program utama yang didukung Direktorat Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI, yakni Program Keterampilan Kerja dan Program Kewirausahaan.
Dalam kesempatan tersebut, lima LKP unggulan turut menandatangani MoU dengan Kadin Sleman, yaitu LKP IMDKOM, LKP Budi Mulia 2, LKP Baruna Academy, LKP Trisakti, dan LKP Jogja Culinary School.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, sebagai kawasan pendidikan, jasa, perdagangan, dan industri kreatif, Sleman dituntut mampu menyiapkan SDM kompeten sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru.
“Kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga kursus serta pelatihan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut,” katanya.
Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen RI, Yaya Sutarya, menyambut positif MoU ini. Ia menilai komitmen bersama tersebut akan menciptakan ekosistem yang kuat antara pemerintah daerah, Kadin, dan LKP dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing.
“Ini selaras dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yakni mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” pungkasnya. (atm)