Platinum

KPU Sleman Apresiasi Pemilihan RT/RW Condongcatur, Jadi Sarana Pendidikan Pemilih

Wijatma T S
11 January 2026
.
KPU Sleman Apresiasi Pemilihan RT/RW Condongcatur, Jadi Sarana Pendidikan Pemilih

Komisioner Divisi Parmas & Sosdiklih, Huda Al Amna bersama Sekretariat KPU Sleman, Adiyuni didampingi Mantan Ketua PKK Depok, Wuri Handayani, Humas Kalurahan Condongcatur, Wasana dan Panitia Pemilihan RW 43 Kayen. (PM-Was)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menyambut baik pelaksanaan Pemilihan Ketua RT dan RW Periode 2026–2031 di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok. 

Pemilihan yang digelar serentak sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 tersebut dinilai menjadi sarana strategis pendidikan pemilih dan penguatan demokrasi di tingkat akar rumput.

Hal itu disampaikan Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Parmas & Sosdiklih) KPU Sleman, Huda Al Amna, saat memantau langsung proses pemungutan suara Pemilihan Ketua RW 43 Padukuhan Kayen, Condongcatur, Minggu (11/1/2026).

“Kami menyambut baik proses pemilihan ini yang bisa menjadi sarana pendidikan pemilih bagi masyarakat. Kami mengapresiasi pelaksanaan pemilihan RT/RW di Condongcatur yang dilakukan dengan mekanisme dan tata cara seperti Pemilu Legislatif maupun Presiden,” ujar Huda Al Amna.

Menurutnya, pemilihan RT/RW di Condongcatur telah dilaksanakan melalui tahapan yang tertib, mulai dari sosialisasi, penjaringan calon, hingga pemungutan dan penghitungan suara. 

Warga menggunakan hak pilihnya secara langsung dengan mencoblos surat suara yang telah disiapkan panitia.

Huda menambahkan, KPU Sleman juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan demokrasi di masyarakat dengan meminjamkan logistik Pemilu berupa bilik dan kotak suara KPU, atas permohonan sejumlah panitia, guna memperlancar proses pemungutan suara.

Sementara itu, Wuri Handayani, S.Sos, mantan Ketua Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Depok sekaligus mantan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Condongcatur, menilai antusiasme masyarakat dalam pemilihan RT/RW kali ini sangat tinggi. 

Ia menyebut banyak panitia dari berbagai padukuhan yang meminta pendampingan serta fasilitasi logistik dari KPU Sleman.

“Saya hadir di beberapa pemilihan di Padukuhan Mancasan Dero, Krangkungan Sanggrahan, Soropadan, Dabag, Kayen, dan lainnya. Saya merasa terharu melihat semangat warga dan panitia yang menduplikasi metode Pemilu, bahkan ditambah kegiatan menarik seperti snack, makan bakso atau soto gratis, hingga doorprize dari dana swadaya masyarakat,” ungkap Wuri.

Menurutnya, pemilihan langsung ini menunjukkan kesadaran berdemokrasi masyarakat Condongcatur berjalan sangat baik. 

Selain melibatkan mantan penyelenggara Pemilu, banyak pula panitia baru yang terlibat sehingga menjadi sarana regenerasi dan pembelajaran politik bagi generasi muda.

Di sisi lain, Humas Kalurahan Condongcatur, Wasana, SH, menyampaikan hasil pemilihan 212 Ketua RT dan 64 Ketua RW se-Kalurahan Condongcatur wajib disampaikan kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur paling lambat 15 Januari 2026, disertai berita acara hasil pemilihan.

“Selanjutnya, pengukuhan Ketua RT dan RW direncanakan akan dilaksanakan secara serentak pada bulan Maret atau April 2026,” jelas Wasana.

Diketahui, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan RT/RW di Condongcatur rata-rata mencapai di atas 80 persen. 

Tingginya partisipasi tersebut dinilai menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan demokrasi di tingkat lingkungan sekaligus wujud kesadaran politik warga yang semakin matang. (atm)


Editor: Wijatma TS 

Kirim Apresiasi untuk dukukngan konten

Dilarang

Baca Juga