Kemeriahan santriwan-santriwati di Masjid Al Jami Kwadungan Widodomartani. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Suasana riang penuh antusias tampak di wajah santriwan-santriwati Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) se-Kapanewon Ngemplak. Mereka berkumpul di tiga lokasi berbeda, yaitu Aula Kalurahan Sindumartani, Aula Kalurahan Bimomartani, dan Masjid Al Jami’ Kwadungan Widodomartani, untuk mengikuti Parade Kisah Islami dalam rangka Tarhib Ramadhan 1446 H.
Kegiatan ini, yang baru pertama kali diselenggarakan secara serentak di tiga titik lokasi, merupakan hasil kerja sama Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak dengan Pemerintah Kalurahan Sindumartani, Bimomartani, Takmir Masjid Al Jami’, serta Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia (PPMI).
Ketua Badko TKA-TPA Rayon Ngemplak, Joko Sutanto, menyampaikan tema "Ramadhan Menyala Bestie!" diangkat agar anak-anak selalu ceria dan tetap bersemangat dalam mengaji, baik di bulan Ramadhan maupun setelahnya.
Di Aula Kalurahan Sindumartani, santri disuguhkan kisah penuh hikmah dari Kak Sholeh, seorang pendongeng asal Surabaya. Dengan gaya khasnya yang interaktif, ia tidak hanya bercerita tetapi juga menyisipkan sulap suara yang membuat anak-anak terpukau.
Sementara itu, di Aula Kalurahan Bimomartani, Ketua PPMI Kak Kempho Antaka dari Semarang membawakan kisah inspiratif menggunakan alat peraga yang membuat pesan moral semakin mudah dipahami oleh santri. Sedangkan di Masjid Al Jami’ Kwadungan Widodomartani, Kak Anwar dari Kebumen menyampaikan tausiyah dan kisah Islami yang menggugah hati.
Kemeriahan di Aula Kalurahan Sindumartani. (PM-ist)
Lurah Sindumartani, Drs. H. Anang Zamroni, M.Si, membuka acara secara resmi dan mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus syiar Islam. Di tempat berbeda, Kamituwo Bimomartani, Sutriyana, S.Ag, yang mewakili Lurah Bimomartani, menyampaikan rasa terima kasih kepada para ustadz-ustadzah yang telah membina santri menjadi generasi yang saleh dan salehah.
Tak ketinggalan, Kepala Dukuh Kwadungan, Nanang Sujatmiko, yang mewakili Pemerintah Kalurahan Widodomartani, menilai acara ini sebagai ajang silaturahmi yang rekreatif, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Ketua panitia di masing-masing wilayah, Ir. Agus Prijono, Muhamad Hasan Mustofa, dan Ahmadi Sodiq, sepakat kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga sarana untuk meningkatkan tali silaturahmi antar santri dan ustadz-ustadzah. Mereka berharap program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan agar dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Dengan penuh semangat, para santri pulang membawa cerita dan inspirasi, menyongsong Ramadhan dengan hati yang bahagia. Bagi mereka, Tarhib Ramadhan bukan sekadar acara tahunan, tetapi momen yang memperkuat cinta mereka terhadap Al-Qur’an dan ajaran Islam.