.
Perwakilan pedagang membacakn isi kesepakatan penataan yang telah ditandatangani. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Penataan Pasar Godean akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Paguyuban Pedagang Pasar Godean menyepakati skema penataan melalui penandatanganan nota kesepakatan, Kamis (28/8) di Aula Kantor Bappeda Sleman.
Kesepakatan ini disaksikan langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, jajaran pejabat Pemkab Sleman, serta Forkopimda. Dalam laporannya, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Aris Herbandang menegaskan, hasil ini merupakan buah dari proses panjang.
“Penataan ini tidak hanya memindahkan lokasi berdagang, tetapi juga memastikan kenyamanan, keteraturan, dan keberlanjutan aktivitas ekonomi di Pasar Godean,” jelasnya.
Ia menyebutkan, kesepakatan bersama 11 kelompok komoditas pedagang di antaranya menempatkan pedagang kuliner belut bergabung dengan kelompok makanan kering, serta pedagang kelontong yang akan ditempatkan di lantai 2 dan 3 Pasar Induk Godean. Untuk menjamin keadilan, penataan akan dilakukan melalui mekanisme pengundian.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi tercapainya mufakat ini. Ia berharap dukungan penuh dari para pedagang sehingga penataan berjalan lancar dan membawa manfaat lebih luas.
“Insyaallah, jika semua dijalankan dengan semangat kebersamaan dan kesepakatan yang baik, Pasar Godean akan menjadi pasar yang gemah ripah loh jinawi, membawa keberkahan bagi pedagang maupun masyarakat,” ujar Harda.
Selain penataan kios, Harda menyoroti pentingnya pengaturan parkir. Ia menegaskan agar parkir dipusatkan di area yang sudah disiapkan demi mencegah kemacetan.
“Parkir harus terpusat di area yang sudah disiapkan agar tidak menimbulkan kemacetan di depan pasar. Hal ini perlu dipahami bersama demi kelancaran,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Harda berpesan agar pedagang terus menjaga komunikasi dan solidaritas. Dengan komitmen bersama, ia optimistis Pasar Godean bisa menjadi pasar rakyat percontohan yang transparan, tertib, dan menopang penguatan ekonomi masyarakat Sleman. (atm)*