.
Wabup Danang Maharsa foto bersama para atlet usai menyerahkan tali asih atas prestasi yang dicapai. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap pembinaan atlet disabilitas kembali ditegaskan melalui pengukuhan Atlet Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) 2025 sekaligus penyerahan tali asih kepada atlet dan pelatih berprestasi di ajang Peparnas XVII Solo 2024.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/6).
Dalam ajang Peparnas XVII tahun lalu, kontingen Sleman berhasil menyumbangkan 6 medali emas, 13 perak, dan 15 perunggu dari total 46 atlet dan 12 pelatih.
Atas pencapaian ini, Pemkab Sleman memberikan penghargaan berupa tali asih senilai Rp6 juta untuk atlet peraih emas, Rp3,6 juta untuk peraih perak, dan Rp2 juta untuk peraih perunggu. Para pelatih juga menerima tali asih senilai Rp1,5 juta.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan apresiasinya atas semangat juang para atlet NPC Sleman. Ia menegaskan bahwa prestasi mereka adalah cerminan ketangguhan jiwa dan kepercayaan diri yang luar biasa.
“Prestasi yang diraih para atlet difabel ini tidak hanya menjadi bukti kemampuan, tetapi juga bukti ketangguhan jiwa, kepercayaan diri, dan daya juang yang luar biasa,” kata Danang.
Danang berharap tali asih ini menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi.
“Untuk para atlet, jangan pernah cepat puas, dan jangan pernah menyerah. Prestasi besar dimulai dari tekad dan kerja keras hari ini,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sleman, Ratna Dewi Setyaningsih, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Sleman yang telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp4,55 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk keberlanjutan organisasi, peningkatan kualitas SDM, serta pengadaan sarana dan prasarana pembinaan atlet disabilitas.
“Anggaran tersebut kami gunakan untuk sustainable organisasi, mensupport jalannya kesekretariatan, peningkatan kualitas SDM dan organisasi, pengadaan sarana dan prasarana penunjang olahraga, dan pembinaan atlet disabilitas di Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Menjelang Peparda IV NPC DIY yang akan berlangsung di Gunungkidul pada 23–30 Agustus 2025, NPC Sleman telah memulai Pelatkab sejak Januari lalu hingga minggu ketiga Agustus.
Saat ini, NPC Sleman membina atlet disabilitas Daksa, Netra, dan Grahita pada 11 cabang olahraga. Total ada 126 atlet, 24 pelatih, 18 asisten, dan 5 tim performa yang terlibat dalam program ini.
“Program ini diharapkan bisa mendukung performa atlet asal Sleman dalam menghadapi laga di Peparda mendatang,” imbuh Ratna.
Sementara itu, Bendahara NPC DIY, Faris Fadhli, turut memberikan dukungan moril kepada para atlet. Ia berharap, pengukuhan ini bisa menjadi momentum untuk membakar semangat latihan menjelang Peparda IV.
“Semoga dengan pengukuhan ini dapat semakin memperkuat motivasi dan semangat kita untuk memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Faris juga menaruh harapan besar agar Sleman kembali menunjukkan dominasinya di ajang tersebut dengan membawa pulang medali emas.(atm)*