.
Sekda Sleman, Susmiarto, memukul gong menandai dibukanya Rapat Kerja KONI Kabupaten Sleman tahun 2026, Sabtu (7/2), di The Rich Jogja Hotel. (PM-Jatmo)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi yang berkelanjutan dan terencana.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, saat mewakili Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Sleman Tahun 2026 di The Rich Jogja Hotel, Sabtu (7/2).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Susmiarto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus KONI Sleman atas capaian prestasi pada Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2025.
Ia berharap melalui raker dan pengelolaan organisasi yang semakin baik, pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi di Sleman dapat terus ditingkatkan.
“Melalui rapat kerja ini, meskipun tantangan ke depan tidak ringan, upaya evaluasi, komunikasi, serta pemetaan potensi atlet di Kabupaten Sleman harus terus dilakukan. Atlet perlu mendapatkan pembinaan berkelanjutan dan ruang latihan yang memadai agar mampu meraih prestasi tinggi, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Ketua KONI Sleman, Haris Sutarta menegaskan, seluruh program kerja KONI Sleman saat ini difokuskan untuk menyongsong PORDA DIY 2027 yang akan digelar di Kabupaten Kulon Progo.
Raker KONI Sleman 2026, kata dia, mengusung tema disiplin organisasi dan administrasi untuk meraih prestasi.
Menurut Haris, masih terdapat sejumlah cabang olahraga (cabor) di Sleman yang seharusnya sudah melakukan pergantian kepengurusan, namun mengalami keterlambatan. Kondisi tersebut dinilai menjadi catatan penting dalam perbaikan disiplin organisasi.
“Kalau disiplin organisasi belum berjalan dengan baik, tentu akan mengganggu prestasi di masing-masing cabor. Ini yang sedang kita benahi,” tegasnya.
Ia juga menyebut, persoalan serupa terjadi pada koordinasi tingkat kecamatan serta organisasi PERWOSI Sleman yang masa kepengurusannya telah berakhir dan perlu segera ditata ulang.
Haris menegaskan, target KONI Sleman pada PORDA 2027 adalah mempertahankan gelar juara umum. Target tersebut, menurutnya, hanya bisa diraih dengan dukungan semua pihak, mulai dari kerja keras cabor dalam membina atlet, dukungan pendanaan dari pemerintah daerah, hingga peran dewan penyantun dalam mendukung program dan prestasi KONI Sleman.
“Tentunya kita butuh dukungan bersama agar Sleman bisa kembali meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II KONI DIY, Nolik Maryono BSc, menegaskan PORDA DIY 2027 menjadi program utama sekaligus tantangan berat bagi KONI Kabupaten Sleman. Pasalnya, Sleman telah empat kali berturut-turut menjadi juara umum PORDA, sejak kepemimpinan Pramana, Joko Hastaryo, hingga Haris Sutarta.
“PORDA 2027 efektif tinggal sekitar 18 bulan. Ini waktu yang relatif singkat, sehingga perlu program kerja yang benar-benar efektif, dinamis, dan terukur,” ujar Nolik.
Ia mengungkapkan capaian Sleman pada PORDA 2025 terbilang luar biasa dengan perolehan 170 medali emas, 178 perak, dan 203 perunggu.
Prestasi tersebut disebutnya sebagai hasil kerja keras pengurus cabor, pelatih, serta dukungan konsisten Pemerintah Kabupaten Sleman.
Meski demikian, Nolik mengingatkan, tantangan PORDA 2027 tidak ringan, termasuk adanya persaingan ketat dari KONI Kota Yogyakarta. Kendati begitu, ia optimistis soliditas pengurus KONI Sleman dan cabor mampu mempertahankan tradisi juara umum.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan usia dini dan regenerasi atlet, serta mendorong cabor-cabor Sleman untuk terus berkontribusi pada PON 2028 melalui pembinaan berkelanjutan dan perencanaan yang matang.
Di sisi lain, Susmiarto menegaskan Pemkab Sleman berkomitmen mendukung olahraga prestasi sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku, baik melalui pendanaan, penyediaan sarana dan prasarana, kebijakan yang kondusif, maupun fasilitasi pengembangan sumber daya manusia olahraga.
Namun, ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan organisasi dan anggaran, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh atlet dan masyarakat.
Menutup sambutan, Susmiarto mengajak seluruh insan olahraga di Kabupaten Sleman untuk menjaga kekompakan, mengedepankan kebersamaan, serta menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan dalam meraih prestasi.
“Saya berharap Raker KONI Sleman Tahun 2026 ini mampu menghasilkan program kerja yang berkualitas, implementatif, dan mampu menjawab tantangan pembinaan olahraga ke depan,” pungkasnya. (atm)