.
Transaksi pembayaran PBB-P2 di Pendopo Kromoredjan berjalan tertib dan lancar. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Pendopo Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, kembali dipadati warga, Rabu (11/6/2025).
Bukan tanpa alasan, Pemerintah Kalurahan setempat untuk kedua kalinya menggelar layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) secara massal, dan ada bonus istimewa: bakso dan teh manis gratis!
Kegiatan ini disambut hangat masyarakat. Sebanyak 200 wajib pajak (WP) tercatat melakukan pembayaran dengan total nilai mencapai Rp48.534.724.
Menurut Lurah Condongcatur, Dr. H. Reno Candra Sangaji, S.IP, M.IP, kegiatan ini merupakan lanjutan dari program serupa yang digelar sebelumnya pada 26 Februari 2025 lalu.
“Melihat antusiasme masyarakat, kami gelar lagi. Bonus bakso dan teh manis ini bukan sekadar suguhan, tapi bentuk pendekatan sosial kami. Kami siapkan 150 mangkuk bakso, tujuannya agar warga lebih semangat dan suasana jadi lebih akrab,” ujar Reno.
Selain mempererat hubungan antara pemerintah kalurahan dan masyarakat, kegiatan ini juga mendukung UMKM lokal, sekaligus menjadi upaya kreatif mengajak warga agar taat pajak.
Sementara itu, Danarta Kalurahan Condongcatur, Fernandya Riski Hartantri, ST, menyampaikan bahwa jumlah wajib pajak di wilayah Condongcatur tahun ini tercatat sebanyak 15.502 lembar SPPT dengan total nilai tagihan mencapai Rp8.690.471.845.
“Pembayaran PBB bisa dilakukan secara langsung di bank seperti BPD DIY, Mandiri, BNI, BRI, juga lewat platform digital seperti GoJek, Tokopedia, LinkAja, DANA, QRIS, hingga Indomaret,” jelasnya.
Fernandya juga mengingatkan bahwa jatuh tempo pembayaran PBB-P2 adalah 31 Juli 2025. Setelah itu, akan dikenakan denda 1% per bulan bagi yang terlambat.
Tak hanya itu, masyarakat juga masih akan diberi kemudahan lewat program Pekan Pembayaran PBB di Padukuhan yang akan digelar pada 19–30 Juni 2025.
Pembayaran akan dilakukan di kediaman para Dukuh masing-masing, sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan cara yang unik dan penuh pendekatan humanis, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berhasil menunjukkan bahwa membayar pajak tak selalu harus kaku, bisa juga hangat, ramah, dan kenyang!(atm)*