Platinum

RSA UGM Sudah Bisa Layani Vaksinasi Internasional untuk Pelaku Perjalanan

Wijatma T S
20 March 2025
.
RSA UGM Sudah Bisa Layani Vaksinasi Internasional untuk Pelaku Perjalanan

Dr. Wisnu Trianggono, M.P.H, menyerahkan sertifikat kepada Dirut RSA UGM, dr. Darwito, Kamis (20/3/2025). (PM-Jatmo)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta kini resmi menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang dapat melayani vaksinasi internasional. Dengan sertifikasi yang diberikan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Yogyakarta, RSA UGM menjadi rumah sakit ke-28 di DIY yang memenuhi standar WHO untuk pelayanan vaksinasi bagi pelaku perjalanan internasional, termasuk jamaah haji.  

Penyerahan sertifikat dilakukan pada Kamis (20/3/2025) oleh Kepala BKK Yogyakarta, dr. Wisnu Trianggono, M.P.H., kepada Direktur Utama RSA UGM, dr. Darwito. Dalam kesempatan itu, dr. Wisnu menyampaikan, perluasan layanan vaksinasi internasional ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sebelum bepergian ke luar negeri.  

“Kami berproses bersama RSA UGM untuk memastikan seluruh persyaratan sesuai standar WHO terpenuhi. Hari ini kami menyerahkan sertifikat sebagai bukti bahwa RSA UGM telah memenuhi ketentuan sebagai pelaksana vaksinasi internasional,” ujar dr. Wisnu. 

dr. Wisnu Trianggono (kiri) dan dr. Darwito, siap berkolaborasi dalam melayani masyarakat. (PM-Jatmo)

Nantinya dokumen yang diterbitkan RSA UGM berlaku di 195 negara, sehingga diharapkan dapat mempermudah jamaah haji dan pelaku perjalanan lainnya dalam memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan negara tujuan. 

Saat ini, Arab Saudi mewajibkan vaksinasi meningitis dan poliomyelitis bagi calon jamaah haji. Untuk jamaah haji reguler, vaksinasi diberikan melalui dinas kesehatan dan puskesmas, sementara jamaah haji khusus dapat melakukan vaksinasi secara mandiri di fasilitas kesehatan yang telah mendapatkan izin, termasuk RSA UGM.  

Dr. Darwito menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada RSA UGM dan menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat.  

“Kami tidak hanya melayani vaksinasi internasional, tetapi juga pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji, termasuk pemeriksaan jantung dan paru-paru dengan metode CPT,” ungkapnya.  

Saat ini, sudah ada 27 klinik di seluruh DIY yang melayani vaksinasi internasional, ditambah dengan RSA UGM sebagai rumah sakit ke-28. Dengan semakin luasnya jangkauan layanan ini, diharapkan masyarakat, termasuk yang berasal dari luar DIY, dapat dengan mudah mengakses vaksinasi internasional sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dilarang

Baca Juga