Sleman Tuan Rumah Pendampingan Terintegrasi Stunting Nasional, Prevalensi Turun Jadi 4,29 Persen
Wijatma T S
05 November 2025
.
Wabup Danang Maharsa (ke dua kiri) membuka kegiatan Pendampingan Terintegrasi Bersama Kementerian/Lembaga (K/L) di Provinsi Prioritas Stunting, Selasa (4/11). (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah kegiatan Pendampingan Terintegrasi Bersama Kementerian/Lembaga (K/L) di Provinsi Prioritas Stunting yang digelar mulai 4–7 November 2025. Kegiatan yang diadakan di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Depok, Sleman ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sleman sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman, Danang Maharsa, Selasa (4/11).
Acara tersebut diselenggarakan oleh Poltekkes kerja sama antara Kementerian Kesehatan dengan World Bank, dan diikuti oleh sepuluh provinsi prioritas, yakni Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Riau, Lampung, DKI Jakarta, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.
Perwakilan World Bank, Dr. Minarto, MPS, dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya terus mendorong pemerintah Indonesia untuk memperkuat langkah strategis dalam penanganan stunting secara nasional.
“Kami membantu pemerintah dalam menyusun strategi nasional terkait stunting, yang kemudian melahirkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia. Selanjutnya adalah meningkatkan edukasi masyarakat, menyatukan gerakan itu menjadi aksi konvergensi, ketahanan pangan, dan monitoring evaluasi,” jelasnya.
Sementara itu, Danang Maharsa menegaskan, TPPS Kabupaten Sleman telah memastikan seluruh program percepatan penurunan stunting berjalan sinergis dan efisien, baik dari sisi intervensi spesifik di bidang kesehatan maupun intervensi sensitif yang melibatkan berbagai sektor.
“Berdasarkan pemantauan gizi melalui ePPGBM, prevalensi stunting Kabupaten Sleman tahun 2025 sebesar 4,29 persen, turun sebesar 0,12 persen dibandingkan tahun 2024,” jelas Danang.
Ia menambahkan, berbagai inovasi telah dikembangkan oleh Pemkab Sleman untuk mempercepat penurunan stunting.
Beberapa di antaranya yakni: GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), GETARTALA (Gerakan Tanggulangi Anemia Remaja dan Talasemia), PANDU TEMAN (Pelayanan ANC Terpadu Menuju Triple Eliminasi Melibatkan Semua Layanan), GAMBANG STUNTING (Gerakan Ajak Menimbang Cegah dan Atasi Stunting), Pecah Ranting Hiburan e Rakyat (Pencegahan Rawan Stunting Hilangkan Gizi Buruk Tingkatkan Ekonomi Rakyat), dan CANTING GADING (Pencegahan Stunting melalui Audit Kasus Stunting Berbasis Wilayah Kalurahan). (atm)*