Platinum

Syawalan RW 45 Kayen: Sepeda Motor Listrik buat Purwanto, Penghormatan Pengabdian

Wijatma T S
01 April 2025
.
Syawalan RW 45 Kayen: Sepeda Motor Listrik buat Purwanto, Penghormatan Pengabdian

Ketua RW 45 Kayen, Sukirman S.Pd menyerahkan sepeda motor listrik secara simbolis kepada mantan dukuh Kayen, Purwanto. (PM-ist)

Patmamedia.com (SLEMAN) - Pagi itu, matahari bersinar hangat di langit Padukuhan Kayen. Warga RW 45 berkumpul di perempatan jalan, depan Pos Ronda, dalam tradisi tahunan yang selalu membawa kehangatan di hati: Syawalan. Seperti setiap 2 Syawal, mereka datang bukan hanya untuk berjabat tangan dan bermaafan, tetapi untuk menguatkan kembali ikatan persaudaraan yang telah terjalin erat bertahun-tahun.

Suasana penuh keakraban tampak dari senyum yang tersungging di wajah setiap orang. Dukuh, Ketua Sub Unit LPMKal, Rois, pengurus RT dan RW, Ketua Takmir, hingga warga dari berbagai latar belakang berkumpul bersama. Tidak ada sekat, tidak ada batas. Syawalan di RW 45 tidak hanya milik umat Muslim, tetapi menjadi perayaan bagi seluruh warga, mencerminkan indahnya harmoni dan toleransi yang hidup di lingkungan ini.

Ketua RW 45, Sukirman, S.Pd, menyampaikan bahwa acara ini lebih dari sekadar tradisi, tetapi juga ruang bagi warga untuk merajut kembali kebersamaan setelah Ramadan. Tahun ini, momen Syawalan terasa lebih istimewa karena sekaligus menjadi perpisahan dengan Dukuh Kayen, Purwanto, yang telah mengabdi sejak tahun 1994 dan kini memasuki masa purna tugas.

"Selama bulan Ramadan dan Lebaran, kas RW telah digunakan sebesar Rp30 juta untuk berbagai kegiatan, mulai dari pengadaan bingkisan Lebaran, kenduri buka puasa bersama, hingga pembelian motor listrik sebagai kenang-kenangan untuk Pak Purwanto. Ini bukan hanya hadiah, tetapi bentuk terima kasih atas dedikasi beliau yang luar biasa dalam melayani warga selama 31 tahun terakhir," ungkap Sukirman dengan penuh haru.

Saat motor listrik berplat ‘RW 45 KYN 07.08’ diserahkan, mata Purwanto tampak berkaca-kaca. Tangannya bergetar saat menerima simbol penghargaan dari warga yang telah ia layani dengan sepenuh hati.

"Saya hanya manusia biasa yang tentu banyak kekhilafan. Di hari yang fitri ini, saya mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih atas perhatian besar dari warga RW 45. Saya sangat terharu. Kenang-kenangan ini bukan hanya kendaraan, tetapi bukti bahwa kebersamaan kita tidak akan luntur meski saya tak lagi menjabat sebagai Dukuh. Semoga kekompakan, kerukunan, dan gotong royong ini terus terjaga," ujarnya dengan suara bergetar.

Tak sedikit warga yang ikut menyeka air mata. Sosok yang selama ini menjadi panutan, yang selalu hadir di tengah mereka dalam suka dan duka, kini akan melepas jabatannya. Namun, satu hal yang pasti: jejak pengabdiannya akan terus hidup dalam ingatan mereka.

Sebelum acara berakhir, Purwanto juga menyampaikan bahwa penerusnya, Ade Hermawan Susilo, ST, telah terpilih melalui seleksi pamong Kalurahan Condongcatur dan akan dilantik pada 9 April 2025 mendatang.

Momen Syawalan tahun ini pun menjadi perayaan yang penuh makna. Setelah ikrar Syawalan dan salam-salaman, warga menikmati hidangan sederhana namun penuh kebersamaan: buah-buahan segar, aneka snack ringan, dan berbagai jenis minuman. Tawa, canda, dan doa mengalir deras di antara mereka, menjadi bukti bahwa persaudaraan di RW 45 Kayen bukan sekadar kata-kata, tetapi nyata terasa di setiap hati yang hadir.

Dilarang

Baca Juga