Takmir Masjid NHK Kerahkan Truk Tangki Usai Kurban 14 Sapi dan 35 Kambing
Wijatma T S
07 June 2025
.
Pembersihan teras masjid NHK menggunakan aliran air tekanan tinggi dari tangki air. (PM-ist)
Patmamedia.com (SLEMAN) – Idul Adha di Masjid Nurul Hidayah Kayen (NHK) tahun ini kembali berlangsung meriah.
Takmir masjid memfasilitasi penyembelihan 14 ekor sapi dan 35 ekor kambing yang berlangsung di halaman dan teras masjid.
Namun yang paling menarik perhatian bukan hanya jumlah hewan kurban, melainkan bagaimana para takmir menjaga kebersihan usai prosesi.
Demi memastikan kenyamanan jamaah, takmir Masjid NHK bekerja ekstra setelah kurban usai. Serambi, teras, dan halaman masjid yang digunakan untuk penyembelihan dibersihkan secara menyeluruh.
Takmir mendatangkan Truk Tangki Tirta Agung Jogja, penyedia air bersih spesialis sumber, dengan kapasitas 10.000 liter.
Sebelum disemprot, lantai-lantai ditaburi deterjen dan digosok menggunakan sapu agar darah dan bau amis bisa terangkat. Setelah itu, seluruh area dibilas menggunakan air bersih bertekanan tinggi dari truk tangki.
“Kami ingin jamaah tetap nyaman beribadah. Setelah penyembelihan, biasanya ada bau amis yang bisa mengganggu. Maka, pembersihan ini kami lakukan menyeluruh,” ujar Ketua Takmir Masjid NHK, Ari Yulianto, Sabtu (7/6/2025).
Langkah ini adalah yang pertama kali dilakukan NHK. Beberapa tahun sebelumnya masih menggunakan kran dan selang biasa, dan menyisakan bau.
Menurut Ari, menjaga kebersihan rumah ibadah adalah bentuk tanggung jawab spiritual.
“Kurban itu bukan hanya soal menyembelih hewan, tapi juga bagaimana kita menjaga kenyamanan dan kekhusyukan di lingkungan masjid,” tambahnya.
Upaya ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Salah satu jamaah, Purwanto, menyampaikan rasa bangganya.
“Saya tinggal di sini sudah lama. Setiap tahun, masjid ini selalu bersih tak lama setelah kurban. Ini luar biasa,” katanya.
Menurut mantan Dukuh Kayen tersebut, dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian, Takmir Masjid NHK membuktikan bahwa ibadah tidak berhenti di prosesi, tetapi juga dalam merawat dan menjaga nilai-nilai setelahnya.(atm)