Platinum

Target 400 Ribu Wisatawan Kunjungi Sleman Saat Libur Lebaran 2026

Wijatma T S
10 March 2026
.
Target 400 Ribu Wisatawan Kunjungi Sleman Saat Libur Lebaran 2026

Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto, SE, M.Ec.Dev. (PM-Jatmo)

Patmamedia.com (SLEMAN) – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menargetkan pergerakan wisatawan mencapai 250.000 hingga 400.000 kunjungan selama periode libur Lebaran 2026. 

Lonjakan wisatawan diperkirakan terjadi pada rentang 14–29 Maret 2026 di berbagai destinasi wisata yang tersebar di wilayah Sleman.

Kabid Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto, mengatakan kunjungan wisatawan tersebut diprediksi tetap didominasi wisatawan domestik dari Pulau Jawa.

“Selama periode libur Lebaran 2026 diperkirakan akan ada sekitar 250 ribu sampai 400 ribu pergerakan wisatawan di destinasi pariwisata Kabupaten Sleman,” kata Kus Endarto di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (10/3/2026). 

Selain jumlah kunjungan, perputaran uang dari sektor wisata juga diperkirakan cukup besar. 

Rata-rata wisatawan diprediksi membelanjakan uang antara Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta selama berwisata di Sleman. 

Pengeluaran terbesar biasanya digunakan untuk akomodasi, makan dan minum, tiket objek wisata, serta belanja oleh-oleh dan suvenir. 

Sementara itu, lama tinggal wisatawan atau length of stay diperkirakan berkisar 1,75 hingga 2 hari, dengan tingkat okupansi hotel diprediksi mencapai 45–60 persen selama masa libur Lebaran. 

Sebelumnya, hingga awal Maret 2026, pergerakan wisatawan di Sleman tercatat mencapai 955.748 perjalanan wisata, yang didominasi wisatawan nusantara sebesar 98,93 persen. 

Sebagian besar wisatawan berasal dari wilayah Pulau Jawa seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. 

Beberapa destinasi favorit wisatawan antara lain kawasan candi yang dikelola PT Taman Wisata Candi, wisata Jip/Lava Tour Merapi, serta kawasan wisata Kaliurang. 

Untuk memastikan libur Lebaran berjalan aman dan nyaman, Dinas Pariwisata Sleman telah menerbitkan surat edaran kepada pengelola destinasi wisata, desa wisata, dan pelaku usaha pariwisata. 

Edaran tersebut menekankan penerapan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), kewaspadaan terhadap cuaca dan aktivitas Gunung Merapi, serta larangan menaikkan harga secara tidak wajar. 

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai atraksi seni tradisional di kawasan Kaliurang dan sekitarnya selama libur Lebaran guna menambah daya tarik wisata bagi pengunjung.

“Kami juga menyiapkan pentas seni seperti jathilan dan kubro siswo di sejumlah titik wisata sebagai hiburan bagi wisatawan,” ujar Kus Endarto. (atm)

Dilarang

Baca Juga